worship7

Musik Dan Pikiran Bawah Sadar

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa musik memiliki tempat yang khusus di dalam kekristenan? Diantara sekian banyak aliran dan agama, hanya kekristenan yang menggunakan musik dengan lebih eksploratif.

Selama beberapa tahun banyak mempelajari tentang psikologi manusia, emosi manusia, dan juga perilaku berpikir otak manusia, saya menemukan bahwa musik adalah salah satu “alat” yang termasuk paling kuat dalam mempengaruhi otak manusia.

Salah satu fakta yang menarik adalah, musik sanggup menembus pikiran manusia LANGSUNG kepada pikiran bawah sadarnya dan mem”by-pass” pikiran kritis seseorang. Bahkan dalam beberapa kebudayaan, musik secara kuat sanggup menembus manusia hinggal LANGSUNG kepada manusia rohnya dengan melewati filterisasi pikiran kritis maupun kesadaran seseorang.

Beberapa contoh sederhana saja, musik tertentu secara instan bisa menciptakan “perasaan-perasaan” tertentu. Musik-musik horor dengan cepat membuat bulu kuduk kita berdiri meski tidak ada peristiwa apapun yang mengerikan. Lagu-lagu tertentu dengan segera “memancing” tubuh kita bergerak. Sementara pula, beberapa pilihan nada tertentu dengan cepat bisa membuat kita sedih tanpa kita memikirkan sesuatu dengan sadar.

Lebih dalam lagi, beberapa “ritual” semacam kuda lumping dan ritual-ritual voodo di Afrika, diawali dengan nyanyian dan lantunan nada atau ritme tertentu yang diulang-ulang hingga terjadi “kesurupan”. Ini menunjukkan betapa kuatnya musik dalam mempengaruhi seluruh aspek tubuh, jiwa, dan roh kita.

Tidaklah heran, musik menjadi salah satu alat yang bisa dipakai Tuhan dengan sangat dahsyat untuk jemaat bisa mengalami Tuhan. Itu sebabnya, gereja tidak boleh mengesampingkan, memandang sebelah mata, atau menganggap remeh pelayanan pujian dan penyembahan.

Bahkan gereja mula-mula memiliki beberapa “testimoni” bagaimana pujian bisa dipakai Tuhan untuk menyatakan kuasaNya. Dan juga banyak sekali contoh bagaimana musik menjadi salah satu elemen penting dalam kehidupan bangsa Israel berkaitan dengan kuasa Tuhan dinyatakan.

80% PIKIRAN BAWAH SADAR

Berbagai studi dan penelitian mengenai otak manusia telah dengan solid menyatakan bahwa 80% perilaku dan pengambilan keputusan manusia dikendalikan oleh pikiran bawah sadarnya. Berbagai macam memori dan kenangan kuat tersimpan di dalam pikiran bawah sadar manusia dan menjadi “referensi” untuk seseorang mengambil keputusan dan tindakan.

Bayangkan, musik sanggup menembus pikiran bawah sadar manusia secara INSTAN!

Apa jadinya jika musik diurapi oleh kuasa Roh Kudus? Bukankah pemulihan dan pengalaman dengan Tuhan lebih mudah terjadi? Lalu, bayangkan pula jika musik “ditunggangi” oleh semangat dan prinsip yang berlawanan dengan Firman Tuhan? Bukankah pikiran bawah sadar kita akan dibombardir dengan berbagai pesan yang tidak alkitabiah?

Dunia secara maksimal menggunakan musik untuk mempengaruhi dan mengarahkan pola berpikir generasi kita. Sudah seharusnya gereja mengambil alih musik untuk dipakai bagi kemuliaan Tuhan.

Sudah saatnya, pelayanan pujian dan penyembahan tidak lagi sekedar menjadi pelayanan pelengkap, penghibur, pemeriah, atau sekedar ada. Ada kuasa yang luar biasa di dalam pelayanan musikal kita. Roh Kudus bisa mengurapi setiap musik yang kita mainkan untuk membawa perubahan bagi banyak kehidupan.

JOSUA IWAN WAHYUDI
@josuawahyudi

autJIW

Administrator
admin abbaworship.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *